Rabu, 19 Mei 2010

dimanika gerak lurus

Dinamika Gerak adalah cabang fisika yang mempelajari gerak benda dengan memperhatikan penyebabnya. Penyebab benda dapat bergerak dapat berupa tarikan atau dorongan. Dorongan atau tarikan ini dalam fisika disebut gaya.

a.hukum I Newton

Benda yang diam bila tak ada dorongan atau tarikan akan tetap diam.

Untuk menghentikan mobil, perlu gaya dorong ke belakang. Di rem.

Penumpang akan tersentak ke belakang bila tiba-tiba motor dijalankan dengan cepat.

B. hukum II Newton

Jika pada sebuah benda bekerja suatu gaya atau lebih, maka benda akan mengalami perubahan kecepatan atau timbul percepatan pada benda.

Menurut Newton:

Percepatan yang dihasilkan oleh Resultan gaya pada sebuah benda sebanding dan searah dengan resultan gaya tersebut dan berbanding terbalik dengan masa benda.

Secara matematis ditulis: atau SF = m.a

Dengan SF = resultan gaya, m = massa dan a = percepatan

Satuan : dari rumus SF = m.a , diperoleh

= kg.m/s2

= Newton

C. Hukum III Newton

Apabila benda pertama memberi gaya aksi pada benda kedua, maka benda kedua akan memberi reaksi pada benda pertama dengan besar yang sama tetapi arahnya berlawanan.

  • Gaya Normal

Gaya normal adalah gaya yang keluar tegak lurus dari bidang persentuhan antara dua benda.

Jika Anda dapat menggambarkan gaya aksi reaksi gambar (a) di atas, sebenarnya Anda telah menggambarkan gaya normal.

  • Gaya Gesek

Seorang Anak bermain dengan papan seluncur. Mula-mula mendorongnya, makin lama makin lambat hingga berhenti. Mengapa papan seluncur dapat berhenti?

Pada saat papan seluncur bergerak, selama geraknya roda dan lantai bergesekan. Gaya gesekan ini melawan arah gerak papan seluncur, sehingga laju papan diperlambat, sampai akhirnya berhenti.

besaran dan satuan

Pengertian Besaran.

besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan.
Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu

  1. dapat diukur atau dihitung
  2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
  3. mempunyai satuan

Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran.